Image by FlamingText.com
Tampilkan postingan dengan label Arkeologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arkeologi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Maret 2011

Ternyata Raksasa Pernah Ada di Dunia !

Mungkin kita sering mendengar dongeng tentang raksasa dari orang tua kita atau pernah membaca buku dll. Ternyata semua itu bukan isapan jempol belaka. Karena telah di temukan sebuah kerangka manusia raksasa yang muncul karena explorasi gas yang terjadi di gurun pasir Arab Saudi . Selain dari kerangka yang ditemukan di Arab Saudi itu , banyak juga ditemukan kerangka-kerangka raksasa lainnya di dunia ini. Antara lain di Irlandia, India, Amerika, Fiji Jepang,Turki, Amerika Selatan dsb. Hal ini membuktikan bahwa raksasa memang pernah hidup di bumi kita ini ribuan tahun yang lalu. Mari kita lihat gambar-gambarnya.





Sumber : kaskus.us

Sabtu, 22 Januari 2011

Misteri Punahnya Dinosaurus Terkuak


Sebuah asteroid besar yang jatuh ke bumi menjadi penyebab utama kematian dinosaurus.Pernyataan itu diungkapkan para ilmuwan dalam sebuah panel yang diikuti 41 pakar dari seluruh dunia. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa terjadi kepunahan massal lebih dari setengah dari semua spesies di planet ini, termasuk dinosaurus dan beberapa reptil laut besar   .
Mereka menyimpulkan dampak yang terjadi sekitar 65 juta tahun yang lalu, telah membersihkan jalan bagi mamalia untuk menjadi spesies dominan di bumi. Sebuah asteorid sebesar 15 kilometer diyakini telah menghantam planet bumi dengan kekuatan satu miliar lebih kuat daripada bom atom di Hiroshima.
Ini mengakibatkan kawah yang dikenal sebagai kawah Chicxulub yang terkubur di bawah Semenanjung Yucatan. Asteroid –yang besarnya hampir 15 kali lapangan sepak bola– meledak dan jatuh dengan kecepatan tinggi saat masuk ke atmosfir     .
 Dalam kajaian itu diyakini, peristiwa itu memicu rangkaian peristiwa yang menyebabkan musim dingin global dan memusnahkan sebagian besar kehidupan di bumi hanya dalam hitungan hari.
Para ilmuwan sebelumnya telah berdebat tentang apakah yang disebut kepunahan Cretaceous-Tersier (KT) yang disebabkan oleh asteroid atau oleh aktivitas gunung berapi di India lebih dari 1,5 juta tahun. Untuk studi baru, para ilmuwan menganalisis 20 tahun kerja oleh palaeontolog, geochemists, iklim modellers, Geophysicists dan sedimentologists.
Mereka menyimpulkan bahwa catatan geologi menunjukkan peristiwa yang memicu kepunahan menghancurkan ekosistem laut dan tanah dengan cepat, adalah dampak dari sebuah asteroid. Ini menjadi satu-satunya penjelasan yang masuk akal.
Dr Joanna Morgan, dari Imperial College London, mengatakan: "Kami sekarang memiliki keyakinan besar bahwa sebuah asteroid adalah penyebab kepunahan KT. Ini terselubung dalam kegelapan bumi dan menyebabkan musim dingin global, membunuh banyak spesies yang tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan neraka ini."                                                 
Penulis lainnya Dr Gareth Collins, juga dari Imperial College, menambahkan bahwa ledakan batu panas dan gas tampak seperti bola api raksasa di cakrawala, memanggang makhluk hidup di sekitarnya secara langsung tanpa sempat menemukan tempat berlindung.
"Ironisnya, sementara neraka ini menandai akhir 160-juta-tahun dinosaurus, ternyata menjadi hari besar bagi mamalia, yang telah hidup dalam bayang-bayang dinosaurus sebelum ini. Kepunahan KT adalah momen penting dalam sejarah bumi, yang akhirnya membuka jalan bagi manusia untuk menjadi spesies dominan di Bumi."

Sumber : tempointeraktif.com

Sabtu, 15 Januari 2011

Misteri batu stonehenge terkuak




Add caption



Disini kita bertanya-tanya kapan dibangunnya gugusan batu gigantik di Inggris yang terkenal dengan sebutan Stonehenge itu ?. Pertanyaan itu bertahuh-tahun tetap menjadi misteri bagi kaum awam dan ilmuwan.
Lewat penelitian mendalam ilmuwan akhirnya mendapat kepastian kapan persisnya salah satu bangunan ajaib di dunia tersebut dibangun. Menurut temuan ilmuwan Stonehenge dibangun pada jaman 2300 sebelum masehi. Ini 300 tahun lebih awal dari perkiraan ilmuwan sebelumnya.
Dalam analisanya ilmuwan menemukan asal dari lingkaraan batu gigantis Stonehenge, sempat dipindahkan dari lokasi asalnya di Bukit Preseli, 150 mil atau sekitar 241 kilometer dari Wales Selatan.
Bukan perkara mudah bagi tim ilmuwan mendapat jawabannya. Mereka ternyata telah mengadakan penelitian selama 44 tahun, hanya untuk mengetahui kapan berdirinya Stonehenge.
Dua pimpinan ilumwan, Profesor Timothy Darvill dan Geoffrey Wainwright berencana membuka temuannya kepada publik dalam waktu dekat.                                                                          
Keduanya menemukan Stonehenge dulunya dipakai sebagai pusat penyembuhan. Mereka membandingkan bangunan batu ini dengan monumen Neolitic Lourdes yang berada di Malta, dimana orang datang berbondong-bondong dan berharap untuk dapat disembuhkan melalui kekuatan batu tersebut.
“Stonehenge akan menarik bukan hanya orang yang sakit. Orang-orang yang bisa menyembuhkan juga akan tertarik untuk datang,” ungkap Profesor Darvill.  Sumber : www.tempointeraktif.com 

Sabtu, 08 Januari 2011

Foto - Foto Ledakan Nuklir




















Gunung Vesovius, Si Pemusnah Peradaban Pompeii

Hari ini hampir 2000 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 24 Agustus tahun 79, terjadi letusan dahsyat gunung Vesuvius tak jauh dari ujung selatan Italia. Konon letusan itu adalah yang pertama setelah gunung api tersebut tertidur lelap selama berabad-abad.


Letak Vesuvius, dari http://volcano.und.nodak.edu
http://tymask.files.wordpress.com/2009/05/pompeii_03.jpg


Gunung Vesuvius yang menurut legenda berarti “Putra Ves/Zeus” alias Hercules, terletak di kawasan Campagnia dekat Teluk Napoli, tak jauh dari kota industri dan perdagangan Pompeii yang ketika itu berpenduduk lebih dari 20 ribu jiwa. Tak jauh dari sana juga terdapat kota peristirahatan musim panas, Herculaneum, yang dipenuhi villa, pemandian ala Romawi, dan tak lupa perjudian. Di sekitarnya dapat dijumpai perkebunan anggur yang luas, juga beberapa kota kecil seperti Stabiae.


http://ethnology.files.wordpress.com/2010/04/ve3d-vesuvius_1.jpg


Letusan pada tahun 79 ini diawali oleh sebuah gempa besar pada tahun 62. Tetapi bangsa Romawi pada masa itu tidak menghubungkan gempa dengan aktivitas gunung berapi. Mungkin ini karena mereka, terutama di Campagnia, sudah terbiasa dengan banyaknya getaran dan goncangan bumi, kecil dan besar.


http://volcano.oregonstate.edu/sites/default/files/Vesuvius_from_plane.jpg
Menjelang tengah hari tanggal 24 Agustus, Vesuvius meledak, menghamburkan gumpalan abu tebal yang bisa digambarkan menyerupai jamur atau pohon cemara. Seperti digambarkan Pliny The Younger, filsuf yang sedang berada di Teluk Napoli pada saat letusan terjadi, dalam suratnya kepada Tacitus, abu terlempar jauh tinggi ke atas seperti batang, lalu melebar dan akhirnya berhamburan ke bumi. Tinggi semburan ini diduga mencapai 30 kilometer, dan selama hampir 12 jam kemudian, Pompeii seperti dilapisi abu dan kerikil vulkanis setebal beberapa sentimeter.


http://i624.photobucket.com/albums/tt327/deathnotekira77/800px-Vesuvius_from_Pompeii.jpg


Penduduk Pompeii panik dan mulai mengungsi ke luar kota, menyisakan 2000 orang yang masih bertahan dalam lubang-lubang persembunyian menanti letusan gunung berakhir. Tapi selambat-lambatnya pada keesokan harinya, mereka tewas karena keracunan setelah menghirup gas dan abu vulkanis.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6_U06OUMNYZfa0uNnMxNhRjrT_ZPZVOLwqXO5yIjrcJIm_PhWHMGxuyc-mhkI7TOOM8GBy4sZLGpZ8LG0JarRUegfZSj9JQ2aXBmC9JkgZ3fi2dgk-MfsbWOdlAlKab0q47v89p4DH8Pn/s1600/pompeii_temple_of_jupiter.jpg


Korban Vesuvius, dari http://www.bbc.co.uk/history
Sementara Herculaneum sementara masih terselamatkan pada fase awal karena angin bertiup dari arah Barat. Tetapi penduduk Herculaneum yang sesungguhnya terletak lebih dekat dengan Vesuvius, tak sempat lega terlalu lama. Gumpalan abu dan gas diikuti oleh letusan lava dan bebatuan menenggelamkan kota itu hingga lebih dari 20 meter. Suhu yang mencapai 400 derajat Celcius membuat benda organik seperti tubuh manusia menghangus, atau bahkan meledak.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1LV_-WjP9gl6cP-D2Jn92sxPfrjrvXIeN3ZaHw7K5DcV3mFGXXonDuajw1xJd6HqUt89ZaTHWu0fIDIh25fjh7GUNmEEAIN4m5JfZ44Ye1MxUYysjK59NvOJenKUN3dVsKOdq4MTUMRg7/s320/Pompeii+2.jpg


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi5NBmbS8WjzcHNKo0pT_bEm1Mg6YEjuBtG0UuHJtVhyphenhyphenBotFeGENZXc-oRsBGgagFcPdPUy8EGTSAYpr4EZof_yfeoJMw2QeWQyBS0Sk3b7tKK1cA-29hOil2fG9Kp23FZtk5tKllUNVg/s320/KOrban+Pompeii.jpg


http://misteridunia.files.wordpress.com/2008/09/pompeii.jpg


Letusan berlangsung selama hampir 24 jam, di mana Vesuvius melepaskan 4 kilometer kubik kandungannya, terutama abu dan bebatuan. Kawasan yang menderita kerusakan paling parah adalah kawasan di selatan dan tenggara gunung itu. Jumlah keseluruhan korban yang meninggal dunia mencapai 10 ribu orang.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuf5-UmulP-WW4_2CBrrCxgIvn8sdgwpcaAHI8FUhbxIAC0iDIv4ttQ-wFpRATjrB-OtkgsZ5Axmbr6qoV135hySGMLYD6WceUVb1v4uCwsGYLjjfBnC0nwP5i3vdpIJ4-Z3kttKHUWEVX/s1600/pompeii-dead.jpg


http://www.nationalgeographic.com/history/ancient/images/sw/pompeii-victim-50657432-sw.jpg


Pompeii dan Herculaneum ternyata tak pernah dibangun kembali oleh para -bekas- penduduknya yang selamat, hingga secara kebetulan ditemukan kembali pada abad ke-18. Tetapi Vesuvius kini masih berdiri tegak. Ia masih sempat meletus puluhan kali hingga terakhir kalinya pada tahun 1944. Walaupun tinggi puncaknya saat ini hanya 1281 meter dari permukaan laut, satu-satunya gunung berapi benua Eropa yang masih aktif ini akan selalu mengingatkan akan ganasnya alam yang dapat memusnahkan sebuah kota.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWTDYPQvmTFwAK3hUQG6hyDRywnWS8GRmaoQ6qJgM0Lq4lIpVgcwIebakaQCzU5Ef18GpQgeu6i4eGb8qeLZ9bbYGo9uNxM_W0WwdKLA6uQ84NF9WP9Xlc3fmNtlybZtt1B4S980awGEI/s400/pompeii.jpg


http://www.cosmogirl.co.id/files/teasercontent/teaser__090203135635.jpg


Dan kita, penduduk Indonesia, sewajarnya juga mengingat bahwa gunung-gunung berapi di sekitar kita harus selalu diwaspadai aktivitasnya. Terlebih lagi, karena Indonesia masih memegang rekor jumlah korban tewas terbanyak akibat letusan gunung berapi, yaitu letusan Gunung Tambora (Sumbawa, April 1815) yang mengambil 92 ribu jiwa.



Jumat, 07 Januari 2011

Misteri Son Doong, Goa Terbesar di Dunia


“Penduduk takut mendekati goa itu, apalagi masuk di dalamnya. Karena dari dalam goa muncul suara-suara aneh, seperti siulan yang membuat bulu kuduk merinding…”
****
Son Doong Cave, Goa Terbesar di Dunia panjangnya 5 km tinggi 200 m lebar 150 m
Son Doong Cave,Goa Terbesar di Dunia panjangnya 5 km tinggi 200 m lebar 150 m
Kepercayaan pada hal-hal gaib terkadang menjadi penghalang penemuan besar yang telah ada di depan mata. Itulah yang terjadi pada masyarakat sekitar Phong Nha Ke Bang National Park, Provinsi Quang Binh, Vietnam. Mereka tidak berani menjejakkan kaki ke Goa Son Doong karena dari sana kerap terdengar suara-suara aneh. Penduduk mengganggap goa itu angker. Mereka tak sadar kalau Son Doong Cave menyimpan suatu yang berharga bagi ilmu pengetahuan.
Ditemukan pertama kali tahun 1991/foto reuters
Ditemukan pertama kali tahun 1991/foto reuters
Sampai akhirnya tahun lalu, sekelompok ilmuwan Inggris mengungkap ‘harta terpendam’ Vientam. Para peneliti mendatangi Son Doong Cave untuk observasi. Betapa terkejutnya mereka, ternyata goa itu maha luas. Goa ini ternyata lima kali lebih luas dari gaa terbesar di Vietnam, Phong Nha, bahkan setelah diukur, luasnya jauh lebih besar dari goa terbesar di dunia, Deer di Malaysia.
Wowww!! Panjang ruang terbesar di Son Doong mencapai 5 km, tinggi 200 meter dan leba5 150 meter. Dengan pengukuran ini, maka otomatis Son Dong merupakan gua terbesar di dunia, mengalahkan Deer Cave, yang sebelumnya memegang rekor goa terbesar di dunia. Panjang Deer Cave hanya 2 km, tinggi 100 meter dan lebar 90 meter.
Son Doong Cave menumbangkan rekor dunia Deer Cave di Malaysia/foto daily mail
Son Doong Cave menumbangkan rekor dunia Deer Cave di Malaysia/foto daily mail
Sebenarnya para ilmuwan Inggris ini bukanlah yang pertama menemukan goa raksasa itu. Adalah penduduk setempat yakni, Hồ-Khanh yang menemukannya pada 1991. Dia telah memberi tahu soal penemuan itu, tapi tidak ada yang berani datang ke sana karena siulan-siulan aneh yang muncul dari dalam.
Tapi tim peneliti Inggris dari British Cave Research Association itu, berhasil menguak suara-suara aneh yang selama ini ditakuti penduduk. Menurut mereka siulan aneh itu berasal dari angin juga sungai bawah tanah yang airnya sangat deras sehingga menggemakan suara-suara aneh itu.
Son Doong Cave persisnya terletak di Phong Nha-Ke Bang National Park, Bo Trach Kabupaten, Provinsi Quang Binh, Vietnam. Lokasinya dekat perbatasan Laos-Vietnam. Untuk mencapai goa, menurut Limbrit Howard, pemimpin ekspedisi itu, sangat sulit. Dari HCM City Highway, mereka harus berjalan selama enam jam, lalu melewati hutan kira-kira 8-10km. Survei di dalam goa ini belum sepenuhnya selesai, karena bisa jadi panjangnya lebih dari 5 km seperti yang diukur sementara ini. Ada bagian yang belum berhasil ditembus tim peneliti ini. Jadi mereka akan kembali untuk melengkapi survey.

Setelah penemuan spektakuler itu, tim ekspedisi Inggris ini, mulai meneliti sekitar pegunungan barat provinsi Quang Binh, ternyata hasilnya luar biasa. Dalam satu bulan eksedisi merea, ditemukan 20 goa lagi dengan demikian di Phong Nha –Ke Bang National Park, terdapat 150 goa.Hasil yang luar biasa dan ini sudah dilaporkan pada pemerintah setempat.***
source:wikipedia.org/reuters/dailymail.co.uk

Gunung Berapi Raksasa Akan Muncul di Bawah Arab Saudi

Gempa ribuan kali itu terjadi tahun 2009. Melanda Harrat Lunayyir, daerah barat laut Arab Saudi, gempa itu mencenggangkan para ahli. Sebab di wilayah terpencil itu tak ada gunung berapi. Jadi sulit menemukan alasan mengapa gempa terjadi sesering itu.
http://www.csmonitor.com/var/ezflow_site/storage/images/media/images/09-26-volcano/8704479-1-eng-US/09-26-volcano_full_380.jpg
Setahun lebih melakukan penelitian, para ahli itu menemukan alasan mengapa bumi sering bergoyang. Di  bawah tanah di lokasi  gempa itu, terdapat lava (cairan magma pijar) dengan jumlah yang luar biasa besar. Lava raksasa itulah yang diduga memantik rangkaian gempa.

Sebagaimana dilansir msnbc edisi 27 September 2010, para ilmuwan menyebutkan hamparan lava di daerah itu sangat luas. Saking luasnya hamparan lava itu menyebabkan daerah itu disebut sebagai “Provinsi Lava”. Dalam bahasa Arab, Harrat memang berarti hamparan lava.
Hamparan lapangan lava  di dalam tanah itu mencapai sekitar 180.000 kilometer persegi. Lapangan lava itu terbentuk sejak 30 juta tahun lalu, atau sejak Saudi memisahkan diri dari Afrika, yang diduga menjadi salah satu pemicu terbentuknya Laut Merah.
Semula hampir semua ahli geologi  menduga bahwa bagian barat laut Arab Saudi itu termasuk wilayah yang tenang. Tetapi, beberapa gempa bumi dan letusan gunung berapi yang terjadi belakangan ini mengubah segalanya. Daerah itu kini diduga sebagai lokasi vulkanik aktif.
Pada bulan April dan Juni 2009 lebih dari 30.000 gempa bumi melanda lapangan lava kuno itu. Sebanyak 19 gempa bumi tercatat sebesar 4 pada skala richter.
Puncaknya pada 19 Mei 2009, terjadi gempa berskala 5,4 skala richter yang menyebabkan dinding rumah warga kota Al Mandy mengalami kerusakan. Sensor gempa bahkan menyebutkan tidak menutup kemungkinan akan terjadi letusan gunung berapi. Saat itu, pemerintah Arab Saudi mengevakuasi sekitar 40.000 penduduk dari lokasi.
John Pallister, vulkanologis dan Kepala US Geological Survey (USGS) untuk program bantuan bencana gunung api,  mengatakan bahwa  proses pembentukan Laut Merah masih berhubungan dengan rantai gunung berapi dan hamparan lava di bawah tanah itu. 

Sumber :
Ismoko Widjaya  - teknologi.vivanews.com

Daftar isi